"Jangan menghina biar di hina kerana sehina-hina orang yang dihina lebih hina yang menghina"



Monday, March 30, 2009

April Fool

As we are approaching April 2008, we need to remind ourselves........

Most of us celebrate April fool day every year and fool each other. But how many of us know the bitter facts hidden behind ? It was around a thousand years ago that Spain was ruled by Muslims. And the Muslim power in Spain was so strong that it couldn't be destroyed. The Christians of the west wished to wipe out Islam from all parts of the world and they did succeed to quite an extent. But when they tried to eliminate Islam in Spain and conquer it, they failed. They tried several times but never succeeded.

The unbelievers then sent their spies in Spain to study the Muslims there and find out what was the power they possessed and they found that their power was TAQWA. The Muslims of Spain were not just Muslims but they were practicing Islam. They not only read the Quran but also acted upon it. When the Christians found the power of the Muslims they started thinking of strategies to break this power. So they started sending alcohol and cigarettes to Spain free of cost. This technique of the west worked out and it started weakening the faith of the Muslims in particular the young generation of Spain.

The result was that the Catholics of the west wiped out Islam and conquered the entire Spain bringing an end to the EIGHT HUNDRED LONG YEARS' RULE OF THE MUSLIMS in Spain. The last fort of the Muslims to fall was Grenada (Gharnatah), which was on the 1st of April. From that year onwards, every year they celebrate April fools day on the 1st of April, celebrating the day, they made a fool of the Muslims. They did not make a fool of the Muslim army at Gharnatah only, but of the whole Muslim Ummah.

We, the Muslims, were fooled by the unbelievers. They have a reason to celebrate April fool day, to keep up the spirit.

Dear brothers and sisters, when we join in this celebration, we do so out of ignorance. If we had known about it, we would never have celebrated our own downfall. So now, that we are aware of it, and now let us promise that we shall never celebrate this day. We should learn our lesson from the people of Spain, and shall try to become practicing Muslims, never to let anybody weaken our faith.

Does LoVe not need a reason?

LoVe does not need a reason...

Lady: Why do you like me..? Why do you LoVe me?

Man: I can't tell the reason... but I really like you...

Lady: You can't even tell me the reason... how can you say you like me? How can you say you LoVe me?

Man: I really don't know the reason, but I can prove that I LoVe you.

Lady: Proof? No! I want you to tell me the reason. My friend's boyfriend can tell her why he LoVes her but not you!

Man: Ok...ok!!! Erm... because you are beautiful, because your voice is sweet, because you are caring, because you are LoVing, because you are thoughtful, because of your smile, because of your every movement.

The lady felt very satisfied with the man's answer.
Unfortunately, a few days later, the Lady met with an accident & became coma.
The Guy then placed a letter by her side, & here is the content:

Darling, Because of your sweet voice that I LoVe you...
Now can you talk?
No! Therefore I cannot LoVe you.
Because of your care and concern that I like you...
Now that you cannot show them, therefore I cannot LoVe you.
Because of your smile, because of your every movements that I LoVe you...

Now can you smile?
Now can you move?
No, therefore I cannot LoVe you...

If LoVe needs a reason, like now, there is no reason for me to LoVe you anymore.
Does LoVe need a reason?

Therefore, I still LoVe you...
And LoVe doesn't need a reason

"Sometimes the best & the most beautiful things in the world cannot be seen, cannot be touched, but can be felt in the Heart”

Life is Beautiful…

Sunday, March 29, 2009

Teka-Teki Dari Imam Al-Ghazali...

Just for reading only:)

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya
lalu beliau bertanya ( Teka Teki ) :

Apa yg paling dekat?
Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?"
Murid 1 = " Orang tua "
Murid 2 = " Guru "
Murid 3 = " Teman "
Murid 4 = " Kaum kerabat "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).

Apa yg paling Jauh?
Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"
Murid 1 = " Negeri Cina "
Murid 2 = " Bulan "
Murid 3 = " Matahari "
Murid 4 = " Bintang-bintang "
Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan
perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".

Apa yg paling besar?
Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"
Murid 1 = " Gunung "
Murid 2 = " Matahari "
Murid 3 = " Bumi "
Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."

Apa yg paling berat?
Imam Ghazali = " Apa yang palin berat didunia "
Murid 1 = " Baja "
Murid 2 = " Besi "
Murid 3 = " Gajah "
Imam Ghazali = " Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."

Apa yg paling ringan?
Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"
Murid 1 = " Kapas"
Murid 2 = " Angin "
Murid 3 = " Debu "
Murid 4 = " Daun-daun"
Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat "

Apa yg paling tajam?
Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali didunia ini "
Murid- Murid dengan serentak menjawab = " Pedang "
Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasan saudaranya sendiri "

1 day u have to go alone...

1 day u have to go alone...!!
Did you ever stop for a while and asked yourself...
What is going to happen to me the first night in my grave?

What have I prepared for death?
Will I be in heaven or Hell fire?
How often do I remember death?
Think about the moment your body is being washed and prepared to enter your grave...
Think about the day people will be carrying you to your grave..
and your families crying... think about the moment you are put in your grave
Just imagine... imagine yourself in your grave...down there in that dark hole...
ALONE... it's too DARK... you cry for help, but there is no answer... Nobody can help you... it's too NARROW... your bones are squashed....
You regret all the bad things you've done during your life... you regret missing the 5 PRAYERS
you regret listening to music
You regret your disrespectful manners towards everyone, especially your parents...
you regret not wearing your hijab
You regret ignoring the orders of ALLAH...
You are ALONE in your grave only with your DEEDS... no money, no jewelry, nothing.. ONLY YOUR DEEDS..


Read the Caption on the first photo then look at the second photo

Look at the picture above and you can see where this driver broke through the guardrail on the right side of the culvert, where the people are standing on the road pointing. The pick-up was traveling about 75 mph from right to left when it crashed through the guardrail. It flipped end-over-end, bounced off and across the culvert outlet and landed right side up on the left side of the culvert, facing the opposite direction from which the driver was traveling. The 22-year-old driver and his 18-year-old passengerwere unhurt exceptfor minor cuts and bruises. Just outside Flagstaff , AZ on U.S. Hwy 100. Now look at the second picture below...

If this guy didn ' t believe in Allah before, do you suppose he believes now? Let this be a reminder to all of us, Allah is in control!

What Excuse Do U have?

Absolutely no excuse what so ever...

Saturday, March 28, 2009

How Big is Big?

THIS is fascinating - it's rather dazzling to see it presented this way.



Monday, March 23, 2009

Sembahyang juga boleh rawat penyakit kritikal

Prof Dr Wan Abu Bakar (kanan) bersama Dr Fatimah dan Ng Siew Chok bersama buku mengenai rahsia solat dari segi sains.

HASIL kajian Jabatan Kejuruteraan Biomedikal Universiti Malaya mendapati setiap gerakan solat mempunyai manfaat tersendiri yang mampu meningkatkan tahap kesihatan secara menyeluruh.

Berita Minggu mendapatkan pandangan setiap pengkaji mengenai hasil kajian masing-masing.
Profesor Dr Wan Abu Bakar Wan Abas - Aktiviti Otot Beliau yang mengkaji aktiviti otot memberitahu manusia perlu sentiasa melakukan regangan dan senaman kerana otot menjadi lebih kuat apabila selalu digunakan.

Katanya, hasil kajian mendapati solat yang membabitkan gerakan tubuh seperti berdiri, tunduk dan bongkok menyamai senaman ringan. "Kebanyakan otot serta sendi bergerak ketika solat. Umat Islam beruntung kerana solat yang wajib dilakukan setiap hari menyamai aktiviti senaman dan regangan yang memperkuatkan sistem otot dan fizikal tubuh," katanya.

Dr Fatimah meneliti kertas bacaan ujian yang keluar dari alat analisis penyepadanan bio. Malah, katanya solat sama seperti terapi fizikal yang jika dilakukan secara berterusan dan betul menghasilkan kesan positif terhadap tubuh. Beliau berkata, kajian lebih teliti sedang dilakukan untuk mengenap pasti otot yang aktif ketika solat.

Ng Siew Chok - Isyarat Otak

Beliau berkata, perubahan kimia berlaku apabila otak aktif. Proses kimia yang menyebabkan pergerakan ion atau atom membawa cas elektrik boleh diukur menggunakan elektrod yang diletakkan pada kulit kepala. Sejenis alat, iaitu EEG (Electroencephalography) digunakan untuk mengukur isyarat otak daripada aktiviti elektrik.

"Gelombang otak mempunyai beberapa frekuensi irama yang dipengaruhi oleh keadaan fizikal dan emosi. Jenis gelombang otak Alfa (8-13 Hz) menunjukkan keadaan tenang," katanya Walaupun bukan Islam, Siew Chok kagum terhadap hasil kajian yang dilakukannya apabila mendapati keadaan dan pemikiran orang selepas bersolat tenang dan menyamai keadaan selepas bangun tidur.

"Ada fenomena menarik dalam solat, iaitu keadaan berdiri seketika sebelum sujud sebagai peringkat paling tenang ketika bersolat. Saya bukan Islam dan diberitahu bahawa keadaan itu adalah tamakninah," katanya. Ketika itu, katanya isyarat alfa meningkat secara mendadak yang menunjukkan seseorang itu berada dalam keadaan tenang.

Siew Chok berkata, solat juga meningkatkan penumpuan terhadap sesuatu perkara dan memperkuatkan kuasa otak. Sehubungan itu, katanya solat membolehkan seseorang itu menyediakan otak untuk lebih bersedia terhadap sesuatu cabaran yang perlu dihadapinya dalam aktiviti harian.

Dr Fatimah Ibrahim - Komposisi Tubuh

Beliau berkata, komposisi tubuh mengandungi empat komponen utama, iaitu tisu aktif, tisu tulang, komponen air dan lemak. Beliau berkata, ada beberapa kaedah untuk mengukur komposisi tubuh, tetapi kajian itu menggunakan Analisis Penyepadanan Bio yang menghasilkan keputusan tepat, pantas dan selamat, berbanding pengambilan darah.

"Teknik ini tidak digunakan secara meluas di hospital negara ini, tetapi di Amerika Syarikat, teknik ini digunakan untuk menilai status penyakit seperti Aids, diabetes, demam denggi dan pelbagai penyakit kritikal lain," katanya.

Dalam kajian ini, katanya model untuk mendapatkan komposisi tubuh terbaik adalah dengan melakukan lima perkara, iaitu solat lima kali sehari, memahami maksud bacaan dalam solat, solat berjemaah, rukuk dengan betul (90 darjah) dan melentikkan jari kaki ketika duduk antara sujud dan tahyat akhir.

Dr Fatimah berkata, orang yang tidak melakukan lima perkara ini mempunyai komposisi tubuh yang kurang baik. Katanya, kajian mendapati secara keseluruhan orang yang solat berjemaah mempunyai kesihatan lebih baik berbanding yang bersolat secara bersendirian.

"Kita mendapati apabila berjemaah, orang yang melakukan solat bersentuh bahu ke bahu. Tubuh manusia seperti bateri. Ketika bersolat, cas tubuh manusia mengalir seperti dalam litar dan akhirnya meneutralkan cas tubuh. "Sebelum solat, ada orang yang penat dan ada yang tidak penat. Ketika solat, orang yang tidak penat dan mempunyai cas positif akan mengalirkan cas positif kepada orang yang letih dan mempunyai cas negatif," katanya.

Katanya, ini yang menyebabkan orang yang bersolat jemaah mempunyai badan bertenaga dan lebih tenang. Dr Fatimah berkata, solat tarawih dan berpuasa juga memberi kebaikan dan ini terbukti berdasarkan kajian yang dilakukan.

Sebelum Ramadan bermula, katanya komposisi badan diukur dan selepas 21 hari berpuasa, komposisi tubuh yang diukur semula mendapati keadaan tubuh sihat seperti kolesterol rendah akibat kadar pembakaran lemak yang meningkat serta paras glukos rendah.

Selain itu, katanya posisi tubuh (posture) dalam solat dapat mengubat sakit pinggang. Malah jika berjumpa doktor, pesakit disuruh melakukan senaman seperti berdiri dan membongkokkan tubuh yang menyamai gerakan solat. Beliau berkata, keputusan positif itu adalah berdasarkan ukuran saintifik dengan meletakkan beberapa sensor (pengesan) di tulang belakang pesakit untuk melihat isyarat otot.

Katanya, hasil kajian mendapati pesakit yang mengikuti terapi solat selama sebulan, iaitu dengan membuat rukuk 90 darjah, sakit pinggangnya berkurangan. "Ini membuktikan terapi solat boleh digunakan untuk merawat sakit pinggang. Kita akan menerbitkan buku kedua terapi solat yang bukan saja sesuai untuk wanita normal, tetapi untuk wanita mengandung. Bukan
Islam juga boleh mengikuti terapi ini dengan melakukan senaman sama seperti gerakan solat," katanya.

Jangan terkejut kerana solat boleh merawat Erektil Disfungsi (ED) atau lebih dikenali sebagai mati pucuk, masalah kesihatan yang lelaki amat takut. Untuk lelaki normal, keupayaan seksual adalah tiga kali penegangan ketika tidur dan volum ketika
ketegangan mesti lebih 200 peratus.

"Kajian dilakukan dengan mengukur zakar (pesakit diajar melakukan ukuran). Pada bulan pertama, tiada ketegangan langsung, tetapi selepas melakukan terapi selama dua bulan iaitu dengan melakukan solat tambahan, sudah ada ketegangan dan volum mencapai tahap normal," katanya.

Beliau berkata, terapi adalah dengan cara melakukan solat sunat sebanyak tiga kali seminggu dengan setiap terapi sebanyak 12 rakaat atau kira-kira 30 minit Selain itu, katanya antara hasil kajian yang menarik perhatian pakar sakit jantung ialah mengenai kadar denyutan jantung kerana selama ini, kajian saintifik lain menyatakan bahawa kadar denyutan jantung paling
rendah adalah ketika berbaring.

"Kajian mendapati ketika solat, keadaan sujud mencatatkan kadar denyutan paling rendah dan lebih baik berbanding ketika baring. Ini menunjukkan posisi tubuh ketika solat adalah bagus," katanya.

Sehubungan itu, katanya kajian akan dilakukan dengan lebih meluas untuk melihat sama ada posisi tubuh ketika solat boleh merawat sakit jantung. Katanya, pakar jantung gembira dengan hasil kajian itu kerana boleh memperkenalkan terapi solat kepada pesakit jantung untuk melakukan senaman. Ketika ini, setiap pesakit jantung perlu melakukan senaman
selama 30 minit setiap hari.

Saturday, March 21, 2009

Terdidik Kerana Sebiji Tembikai

Pada suatu hari, seorang ahli sufi yang masyhur bernama Syaqiq Al-Balkhir telah membeli sebiji tembikai. Kemudian dia membawa tembikai itu pulang dan diberikan kepada isterinya. Apabila isterinya membelah tembikai itu untuk dimakan, ternyata buah tembikai itu tidak elok, maka marah-marahlah isteri Syaqiq dengan keadaan tersebut.

Maka bertanyalah Syaqiq kepada isterinya:
“Kepada siapa engkau tujukan marahmu itu, adakah kepada penjual, pembeli, penanam atau Pencipta buah tembikai itu?.” Terdiam isterinya mendengar pertanyaan tersebut. Kemudian Syaqiq teruskan lagi kata-katanya:

“Adapun si penjual, sudah tentu mahu jualannya terdiri daripada barangan yang terbaik. Adapun si pembeli juga sudah tentu mahu membeli barang yang terbaik juga. Bahkan si penanam juga sudah tentu berharap hasil tanamannya yang terbaik juga. Maka ternyatalah marahmu ini engkau tujukan kepada Pencipta buah tembikai ini. Maka bertaqwalah (takutlah) engkau kepada Allah dan redhalah dengan segala ketentuan-Nya.”

Maka menangislah isteri Syaqiq. Lalu bertaubat dan iapun redhalah dengan apa yang telah ditentukan oleh Allah SWT.


Assalamu'alaikum wr wb ..

Sebagai peringatan untuk para wanita dipaparkan suatu peristiwa di suatu Eid, di mana seorang wakil telah dilantik dari kaum wanita untuk bertemu dengan Rasulullah SAW untuk meminta baginda SAW memberi ucapan khusus untuk kaum wanita. Baginda bersetuju dan menyuruh mereka berkumpul di Baabun Nisaa'. Setelah kaum wanita berkumpul, Bilal pergi memanggil Rasulullah SAW. Baginda pun pergi ke sana , dan memberi salam dan mberi tazkirah seperti berikut:

"Assalamu'alaikum, wahai kumpulan/kaum wanita. Wahai kaum wanita, aku lihat kamu ini lebih banyak di neraka".

Seorang wanita lalu bangun bertanya, "Apakah yang menyebabkan yang demikian? Adakah sebab kami ini kufur?' Rasulullah SAW menjawab, "Tidak. Bukan begitu. Tetapi ada 2 tabiat kamu yang tidak elok yang boleh menjerumuskan kamu ke dalam neraka:

1. Kamu banyak mengutuk/menyumpah
2. Kamu kufurkan kebaikan suami."

Kemudian baginda SAW mengingatkan supaya :
1. Banyak beristighfar
2. Banyak bersedekah.

Yang dimaksudkan dengan mengutuk/menyumpah ialah seperti contoh di bawah:

Contoh 1
Katakan kita lama menunggu bas. Tetapi bas masih tak kunjung tiba, akibat geram dan marah kita mungkin berkata, "Driver bas ni dah mampus agaknya." Perkataan mampus itu termasuk dalam erti kata menyumpah. Lisan wanita memang terlalu cepat menyumpah. Kadang-kadang pakaian, perkakas rumah, hatta suami pun kena sumpah.

Contoh 2
Tengah memasak gas habis. Kita mungkin berkata "Celaka punya gas. Masa ni jugak nak habis."
Yang dimaksudkan kufur di sini bukan kufur I'tiqad tetapi bererti tidak mengiktiraf Kebaikan di sini bermaksud tanggungjawab yang telah ditunaikan oleh suami.

Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah pernah ditanya oleh seorang suami yang kurang faham
suami'. Rasulullah SAW berkata,"Tidakkah pernah engkau jumpa, seorang isteri, jika seumur hidup engkau, engkau berbuat baik kepadanya, tetapi di suatu ketika, disebabkan dia tidak mendapat sesuatu yang dia kehendaki, maka dia akan berkata ,"Awak ini, saya tak nampak satu pun kebaikan awak" (Terjemahan langsung dari Arab).

[Dalam masyarakat kita kata-kata di atas mungkin boleh dikaitkan dengan perkataan seperti berikut: "Selama hidup dengan awak, apa yang saya dapat?".][Tak guna sesen pun']

Rasulullah SAW sambung lagi ,'Mana-mana isteri yang berkata, "Awak ini, saya tak nampak satu pun kebaikan awak", maka akan gugur pahala-pahala amalannya.' Saranan Rasulullah SAW yang seterusnya ialah menyuruh kaum wanita banyak beristighfar dan bersedekah, kerana ia dapat menyelamatkan kita dari 2 perkara yang boleh menjerumuskan kita ke dalam api neraka seperti yang disebutkan tadi.

Fadhilat beristighfar:

a. Sabda Rasulullah SAW : "Siapa yang melazimkan amalan istighfar 70 X sehari, dia tidak akan ditulis sebagai orang yang lupa (nyanyuk)." Sebelum nyanyuk di hari tua, amalkan sejak muda-muda lagi. Rasulullah SAW menganjurkan kita beristighfar 70 atau 100 kali sehari. Baginda sendiri melakukannya lebih dari 100 X sehari. Adalah diingatkan untuk mencapai target ini, eloklah kita menjadualkan amalan zikir ini dalam amalan-amalan harian kita.

b .Sabda Rasulullah SAW : "Siapa yang melazimkan amalan istighfar, akan dikeluarkan Allah dari sifat ham dan hazan. Sifat ham bererti gelisah yang tidak menentu yang sering melanda kaum wanita. Sifat hazan bererti berdukacita"

c. Istighfar juga memurahkan rezeki. Jangan dianggap rezeki itu hanya dalam bentuk wang ringgit atau harta benda. Tetapi ia juga termasuk kesihatan, umur, kasih sayang dan anak-anak. Sedekah tidak semestinya dalam bentuk wang ringgit. Sedekah juga termasuk:

1. Tuturkata/percakapa n yang baik. Yang paling utama ialah terhadap keluarga sendiri. Ertinya tidak menyakitkan hati. Inilah rahsianya bagaimana hendak menambat hati suami. Diriwayatkan, Saidatina Khadijah ra, isteri Rasulullah SAW yang pertama, tidak pernah menyinggung hati Rasulullah walau sedikit pun. Sepanjang hayat baginda SAW, hati baginda dipenuhi dengan Khadijah, sehingga sering menyebut nama beliau. Kadangkala hingga menimbulkan perasaan cemburu dikalangan isteri-isteri baginda. Diriwayatkan juga, Jibril as setiap kali selepas memberi wahyu kepada Rasulullah sebelum meminta diri, selalu mengirim salam kepada Khadijah. Suatu hari Rasulullah SAW telah bertanya beliau, dan jawab Jibril, "Khadijahlah satu-satunya perempuan yang Allah SWT berkenan tuturkatanya" .

2. Memberi salam.

3. Memaniskan wajah.

Juga terutamanya kepada ahli keluarga. Rasulullah SAW pernah bersabda, "Kamu senyum sahaja pun sudah menjadi sedekah." Terdapat juga suatu syair

Arab yang berbunyi :
"Nak buat baik, sangatlah mudah, Maniskan wajah, lembutkan lidah." Maka setelah diberi peringatan oleh Rasulullah SAW marilah kita bertafakkur dan bermuhasabah diri-diri kita. Sekiranya terdapat sifat-sifat buruk yang boleh menjerumuskan kita ke dalam api neraka itu, maka eloklah kita mengubah sikap kita dari sekarang.


Menyeberangi Alam Barzakh

Menyeberangi Alam Barzakh
Diluluskan pada Isnin, 21 April 2008 @ 20:06:05

"Saya pegang nisan dikubur arwah abang Hamid yang baru saja kami kebumikan sebentar tadi. Fikiran saya berputar ligat. "Aii.. menung nampak? Kenapa?" tanya Bakar, kawan baik saya yang turut sama menjadi penggali kubur di Bakri, Muar, Johor.

"Tak ada apa-apa. Saja tengok kain ni, dah kotor sikit kena tanah," saya berdalih, cuba menyembunyikan perkara yang berasak-asak datang ke kepala.

"Mari pergi kat pondok... mandur nak jumpa. Dia nak cakap fasal kerja, gaji, overtime. Pak Dolah, kawan-kawan lain dah pergi dah," tambah Bakar sambil memikul cangkul
dan botol airnya.

"Pergilah dulu, nanti aku datang," balas saya lantas duduk termenung.

Sepeninggalan Bakar, saya duduk di pinggir kubur Abang Hamid. Saya termenung. Ada satu perkara yang sedang menyucuk-nyucuk fikiran saya. Sebenarnya sudah lama ia bermain-main di benak tapi sekarang ini makin mendesak.

Orang ramai sudah balik, Munkar dan Nakir sudah datangkah menyoal Abang Hamid, hati saya bertanya. Kata orang, selepas tujuh langkah kita tinggalkan pusara, maka akan datanglah dua malaikat itu untuk menyoal si mati. Kalau bagus amalannya semasa hidup, berbahagialah. Tapi kalau bergelumang dengan kemungkaran, bersiap sedialah...

Saya teringat cerita kononnya ada orang yang menekap telinga ke kubur dan dengar bunyi dentuman tapak kaki di dalam. Konon cerita, lepas itu terdengar pula bunyi hentaman dan si mati menjerit-jerit.

Eee.... seramnya. Macam mana agak-nya rupa Munkar dan Nakir. Besarkah badannya, garangkah rupanya atau berjubah dan maniskah wajahnya? Kalau dibelasahnya kita, tentu sakitnya tak terperi. Kalau lipan, jengking datang habislah kita disepit. Nak lari tak boleh, nak mengadu tak boleh, kita seoranglah menanggung sakit pedih. Astaghfirullahal azim...

Saya masih lagi duduk melangu di pinggir kubur Abang Hamid. Jiwa muda saya makin menggaru-garu. Kian lama saya termenung kian ia mengganas dan mengacau fikiran.

Pergi... pergi sekarang! Johar, masa inilah kalau nak cuba. Kawan- kawan dah tak ada, cepat, ia berbisik di telinga saya.

Jari-jemari saya bergerak-gerak. Lutut dah mula menggeletar manakala kepala rasa berpusing. Saya beristighfar beberapa kali mententeramkan jiwa yang bergelora, namun bisikan itu makin kuat berkumandang di telinga.

Cepat, cepat, cepat! Inilah masanya. Johar, apa engkau tunggu lagi?' Kan engkau nak tau sangat, jangan tercegat lagi. Kau takut? Allah, bukannya kena tangkap, bukannya boleh mati...

Jadi bisu? Sakit, lepas tu mereng sampai mati Jangan pedulilah, tu cerita orang saja. Entah ya entah tidak. Engkau orang muda, kuat semangat, apa nak takut. Cepat Johar, cepat, cepaaaaat!

Dimulai lafaz bismillah dan selawat kepada Nabi, saya terus bangun dan terjun ke dalam kubur di sebelah pusara Abang Hamid. Ia baru saja digali sebab di sini, kami biasanya sudah gali lebih kurang 10 kubur sebagai persediaan. Maklumlah, Bakri ni kawasan besar, kalau ada banyak kematian sekali gus, taklah timbul masalah.

Di dalam lahad saya berbaring dan meratib, lailahaillallah, lailahaillallah, lailahaillallah...

Saya pejamkan mata, menggigil tengok dinding lahad di depan mata. Bau tanah dan sempitnya ruang di dalam lahad itu menyebabkan saya betul-betul gemuruh.

Munkar, Nakir, ular, jengking, api tinggi menggulung, nanah, darah dan segala seksaan yang pcrnah didengar daripada guru-guru agama terbayang di depan mata.

Saya juga teringat pada alunan suara seorang wanita membaca al-Quran dari salah sebuah kubur di sini yang saya dengar beberapa bulan lalu. Jeritan, tangisan dan raungan dari kubur-kubur lain yang didengar pada malam-malam selepas itu juga pantas menyerbu fikiran.

Suara-suara aneh dari kubur itulah yang sebenarnya menggaru-garu jiwa saya untuk menyaksikan sendiri keadaan di alam barzakh. Bunyinya memang gila, mana boleh manusia hidup menycberangi ke alam barzakh, tapi saya ingin juga merasainya.




Saya terus meratib dan meratib hinggalah tiba-tiba dunia menjadi kelam dan sedetik kemudian bergema satu bunyi yang amat menakutkan.


Tanah di kubur Abang Hamid tiba-tiba bergerak. Setelah itu satu lagi sisi tanah kuburnya berganjak diiringi bunyi yang amat menggerunkan.

"Ya Allaaaaahhh... apa yang berlaku ini?" saya menggeletar kerana bunyi itu datang dari dua arah dan saling rapat merapati. Air mata seperti hendak mengalir.


Tanah di kubur Abang Hamid bergerak lagi saling himpit menghimpit. Saya menggigil mendengar bunyi itu yang dentumannya lebih dahsyat daripada tanah runtuh. Saya cuba menekup telinga kerana tidak tertahan dengan bunyi yang bingit itu, tapi tangan saya tiba-tiba kaku..

Ingin saja saya melompat dari kubur, pun demikian kaki bagai dipaku ke tanah, tak dapat bergerak akibat terlalu terkejut.


Terdengar pula suara seorang lelaki mengerang. Suaranya laksana dia sedang menahan kesakitan yang amat sangat tapi seperti tersekat di kerongkong. Nafas saya sudah tidak tentu arah, takut yang amat sangat.


Saya menggigil apabila dia mengerang-ngerang lagi. Perasaan simpati tak dapat dibendung. Ingin rasanya saya menarik lelaki itu keluar daripada terus dihimpit, tapi di sebelah saya cuma lapisan tanah yang tidak mampu ditembusi.

Saya masih lagi terbaring dengan nafas turun naik apabila tiba-tiba... PPPR-RRAAPPPPP!!!... bunyi papan patah berderai.


Kepingan demi kepingan papan tersebut patah hingga hancur berkecai lalu disudahi dengan suara lelaki tersebut mengeruh. Serentak itu, kedengaran pula tulang-temulang patah!

Air mata saya meleleh. Di ketika ini hati saya berkata, mungkin inilah yang Nabi maksudkan bahawa tanah dan dinding kubur akan menghimpit tubuh orang-orang yang mengkufuri Allah hingga berselisih tulang selangkanya. Aduh, tidak terbayang peri sakitnya lelaki yang sedang mengerang itu. Jantung saya bagai hendak tercabut dan darah terasa kering apabila mendengar dia mengerang-ngerang dan tulang-temulangnya patah berderap-derap.

Di saat saya terbungkam dengan apa yang berlaku, tiba-tiba satu deruan angin yang maha dahsyat datang menerpa. Desingannya menyakitkan telinga.

Seiring dengan ribut taufan itu juga, hadir sesuatu berwarna hitam seperti asap, makin lama makin membesar lalu membentuk lembaga hitam yang teramat besar. Di tangannya tergenggam sebatang besi yang sedang membara, merah menyala.

Tiba-tiba lembaga itu menghayun besi tersebut. Pantas saya menepis, namun sebaik besi itu menyentuh lengan, saya menjerit kesakitan. Aduh, panasnya menyebabkan kulit tangan saya ini bagai tersiat dan dagingnya masak.

"ARGGGHHHH" Jangan pukul aku lagiiiii!!!" saya meraung apabila lembaga itu memukul kaki saya.

Saya cuba mengelak, tapi pukulan itu tetap singgah ke sasaran. Bagai hendak tercabut anak tekak saya menjerit kerana kehangatan besi itu membakar daging paha saya.

"Arrgghhh... sakit, sakiiittt!!" saya meraung-raung, tapi lembaga hitam besar hingga sayup mata memandang itu terus menghayunkan besi panasnya ke kepala, kaki, tangan, badan dan perut saya.

Dalam pada itu, tanah di kubur sebelah terus-terusan bergerak himpit menghimpit. Bumi tempat saya berpijak bergegar hebat laksana dilanda gempa.

Suara lelaki mengerang dan tulang-temulangnya patah berderap bagai dahan sekah, tetap kedengaran. Dalam hati saya meraung, matilah aku kejap lagi, patahlah tulang aku, renyuklah badan aku dibelasah dengan besi panas.

Saya menjerit, menepis, mengelak hinggalah tiba-tiba saya terasa sesuatu yang amat sejuk menyimbah ke tubuh saya. Serentak itu lembaga hitam hilang entah ke mana dan bunyi bumi bergegar serta lelaki mengerang lenyap serta-merta. Suasana terasa hening.

"Johar... Johar!!" sayup-sayup nama saya dipanggil.

Dengan susah payah, saya membuka mata. Tapi saya tidak larat, badan terlalu letih. Wajah seseorang berbalam-balam di mata.

"Johar... bangun, bangun!" nama saya dipanggil lagi, badan digoncang-goncang.

Saya buka mata sedikit. Ooo... rupa-rupanya Bakar. Bersama-sama Pak Dollah, mereka mengangkat saya keluar dari kubur.

Selepas diberi air, badan dikipas, barulah saya segar semula. Bakar beritahu, selepas menunggu lama di pondok, dia dan Pak Dollah serta mandur mencari saya untuk membayar wang kerja lebih masa. Lama mencari, akhirnya dia jumpa saya di dalam kubur sedang bersilat seorang diri.

"Engkau menepis sana , mengelak sini. Habis tanah kubur tu engkau tumbuk.. Aku ambil air. Aku simbahlah," kata Bakar sambil menunjukkan baldi yang digunakannya lalu disambut gelak tawa kawan-kawan.

Saya hanya tersenyum tawar. Tak terdaya saya hendak ceritakan apa yang telah berlaku sebentar tadi, bimbang mereka tidak percaya.

Selepas kejadian itu saya terlantar selama beberapa bulan akibat badan penuh dengan lebam-lebam. Mungkin lebam akibat menumbuk dan menendang tanah, mungkin juga akibat pukulan besi panas itu. Saya juga dibawa berjumpa bomoh untuk memulihkan semangat.

Keluarga dan kawan-kawan menggeleng kepala dengar cerita saya. Mereka berebut-rebut menyuruh saya menceritakan pengalaman menakutkan itu. Ada yang insaf, ada juga yang mengatakan semua itu karut, mainan syaitan, mimpi dan igauan semata-mata.

Lantaklah apa kata mereka, tapi saya puas hati. Akhirnya saya telah saksikan sendiri seksaan di dalam kubur. Sama ada apa yang dilihat itu adalah keadaan yang sebenarnya berlaku di alam barzakh atau hanya mimpi semata-mata akibat terlelap semasa meratib, itu saya tidak kisah.

Yang penting keinginan untuk menjengah alam itu telah tertunai.

Peristiwa pada pertengahan 1970-an itu telah memberi keinsafan yang benar-benar mendalam di hati saya. Sesungguhnya janji ALLAH itu benar... MATI itu benar... SYURGA - NERAKA itu benar.... dan... azab kubur ...itu juga benarrrr..... Semoga ALLAH terima segala amalan kita dan mengampubi dosa-dosa kita....


Sunday, March 15, 2009

Miracle of Prophet The split of Moon

Wang Bukan Segalanya

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli tilam yang tebal,Belum tentu kenyenyakan tidur

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli buku,Belum tentu kebijaksanaan

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli makanan,Belum tentu kepuasanselera

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli ubat,Belum tentu kesihatan

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli rumah,Belum tentu kekeluargaan

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli tubuh badan,Belum tentu cinta

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli perhiasaan,Belum tentu kecantikan

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli pangkat,Belum tentu kehormatan

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli hiburan,Belum tentu kegembiraan

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli harta,Belum tentu kebahagiaan

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli populariti,Belum tentu kaliber

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli kekuasaan,Belum tentu kebenaran

  • Dengan wang anda hanya boleh membeli agama,Belum tentu keimanan


Mazhab Maliki

Kitab2 utama Mazhab Maliki digelar Al-Ummahat (الأمهات). Kitab Ummahat di dalam mazhab Maliki adalah spt berikut : ( Rujuk Mawahibul Jalil karangan al-Hattab, hlm 7)

a) Al-Mudawwanah al-Kubra, Imam Malik Ibn Anas (w 179 H), melalui riwayat Sahnun (w 240 H)

Ia merupakan kitab terbesar di dalam mazhab Maliki. Terdapat 30,200 masalah Feqh sbgmn yang disebut oleh Imam Al-Ma’zari al-Maliki (536 H) dalam kitabnya Taklil ad-Durar.

b) Al-Mustakhrajah, Muhd Bin Ahmad al-Atabi al-Andalusi. Di dalamnya terdpt pelbg masalah feqh yang agak pelik dan syaz, walaupun demikian, kitab ini menjadi pegangan Ulama’ Malikiah spt Ibn Rusd al-Hafid ( 595 H).

c) Al-Mawaziah, Muhd Bin Ibrahim al-Iskandari, dikenali sbg Ibn Mawaz/Muwaz.

- Kitab ini juga merupakan kitab agung yang dikarang oleh Ulama’ Maliki serta dianggap yang paling shohih. Paling lengkap serta diakui terbaik oleh al-Qabisi berbanding semua kitab Maliki. Ia berkata, asalnya kitab ini dikarang oleh pengarangnya untuk menjadi kitab panduan Mazhab dalam masalah furu’.

d) Al-Wadihah fi Sunan wa al-Fiqh, Abd Malik Bin Habib al-Salmi.

Antara kitab2 Feqh Maliki yang sering menjadi oleh Ulama’ semasa adalah seperti berikut :-

a) Al-Mudawwanah, Imam Malik ( 179 H)

b) Al-Isyraf ‘ala Masail al-Khilaf, al-Qadhi Abd Wahab Ali al-Baghdadi (433 H)

c) Bidayah al-Mujtahid wa Nihayah al-Muqtasid, Ibn Rusd al-Hafid (595 H). Adakalanya dianggap sbg kitab Feqh Perbandingan.

d) Al-Furuq, Ahmad Bin Idris al-Qarafi (684 H)

e) Az-Zakhirah, Ahmad bin Idris Al-Qarafi (684 H)

f) Tabsirah al-Hukkam Fi Usul al-Aqdhiyah, Ibn Farhun (799 H)

g) At-Taj wal-Iklil Li Mukhtasar Khalil B. Ishak al-Maliki (w 776 H), oleh Abu Abdullah Muhd Bin Yusof al-Mawaq (897 H)

h) Mawahib al-Jalil Syarh Muhktasor Khalil, Muhd bin Muhd al-Hattab (953 H)

i) Al-Syarh al-Kabir ‘ala Mukhtasar Khalil, Ahmad Dardir (1201 H)

j) Hasyiah ad-Dusuqi ‘ala syarh al-Kabir lid Dardir, Muhd ad-Dusuqi (1230 H)

k) Hashiyah al-Amir,Muhd Bin Muhd as-Sinbawi Al-Amir (1232 H)

l) Fath al-Ali al-Malik, Abu ‘Abdullah Ahmad ‘illisyh (1299 H)
m) Manh al-Jalil Syarh Muhktasor Khalil, Abu ‘Abdullah Ahmad ‘illisyh (1299 H)

n) Fath al-Rahim ‘ala fiqh al-Imam Malik bi al-Adillah, Muhd Bin Ahmad as-Shanqiti.

Begitulah beberapa buah kitab feqh mazhab yang menjadi tumpuan, kitab muktamad feqh Maliki yang utama adalah al-Mudawwanah al-Kubra.
p/s: Sebagai akhirnya para pembaca bolehlah merujuk kitab berikut untuk mengetahui lebih lanjut mengenai istilah dan kitab setiap mazhab Maliki.
  • Muqaddimah kitab ‘ Nur al-Basar Syarh al-Mukhtasar’ dikenali sbg Ithaf al-Muqtani’ bi al-Qalil Fi Syarh Muhktasar Khalil, Al-Allamah Ahmad Al-Hilali (1175 H)
  • Al-Mustolah al-Fiqhi fi al-Mazhab al-Maliki, Al-Allamah Muhd al-Fadil Bin ‘Asyur.
  • Istilah fi al-Mazhab al-Maliki, Prof. Dr Muhd Ibrahim

Mazhab Maliki

Mazhab Maliki adalah merupakan kumpulan pendapat-pendapat yang berasal dari Imam Malik dan para penerusnya di masasesudah beliau meninggal dunia. Nama lengkap dari pendiri mazhab ini ialah : Malik bin Anas bin Abu Amir. Lahir pada tahun 93 M = 712 M di Madinah. Selanjutnya dalam kalangan umat Islam beliau lebih dikenal dengan sebutan Imam Malik. Imam Malik terkenal dengan imam dalam bidang hadis Rasulullah SAW.

Imam Malik belajar pada ulama-ulama Madinah. Yang menjadi guru pertamanya ialah Abdur Rahman bin Hurmuz. Beliau juga belajar kepada Nafi’ Maula Ibnu Umar dan Ibnu Syihab Az Zuhri. Adapun yang menjadi gurunya dalam bidang fiqh ialah Rabi’ah bin Abdur Rahman. Imam Malik adalah imam negeri Hijaz, bahkan tokohnya semua bidang fiqh dan hadits.

Dasar-dasar Mazhab Maliki
Dasar-dasar mazhab Maliki diperinci dan diperjelas sampai tujuh belas pokok yaitu :

Nashul Kitab

Dzaahirul Kitab

Dalilul Kitab

Mafhum muwafaqah

Tanbihul Kitab, terhadap illat

Nash-nash Sunnah

Dzahirus Sunnah

Dalilus Sunnah

Mafhum Sunnah

Tanbihus Sunnah



Amalu Ahlil Madinah

Qaul Shahabi


Muraa’atul Khilaaf

Saddud Dzaraa’i.

Sahabat-sahabat Imam Maliki dan Pengembangan Mazhabnya
Di antara ulama-ulama Mesir yang berkunjung ke Medinah dan belajar pada Imam Malik ialah :

Abu Muhammad Abdullah bin Wahab bin Muslim.

Abu Abdillah Abdur Rahman bin Qasim al Utaqy.

Asyhab bin Abdul Aziz al Qaisi.

Abu Muhammad Abdullah bin Abdul Hakam.

Asbagh bin Farj al Umawi.

Muhammad bin Abdullah bin Abdul Hakam.

Muhammad bin Ibrahim bin Ziyad al Iskandari.

Adapun ulama-ulama yang mengembangkan mazhab Maliki di Afrika dan Andalus ialah :

Abu Abdillah Ziyad bin Abdur Rahman al Qurthubi.

Isa bin Dinar al Andalusi.

Yahya bin Yahya bin Katsir Al Laitsi.

Abdul Malik bin Habib bin Sulaiman As Sulami.

Abdul Hasan Ali bin Ziyad At Tunisi.

Asad bin Furat.

Abdus Salam bin Said At Tanukhi.

Sedang Fuqaha-fuqaha Malikiyah yang terkenal sesudah generasi tersebut di atas adalah sebagai berikut :

Abdul Walid al Baji

Abdul Hasan Al Lakhami

Ibnu Rusyd Al Kabir

Ibnu Rusyd Al Hafiz

Ibnu ‘Arabi

Ibnul Qasim bin Jizzi

Daerah-daerah yang Menganut Mazhab Maliki.
Awal mulanya tersebar di daerah Medinah, kemudian tersebar sampai saat ini di Marokko, Aljazair, Tunisi, Libia, Bahrain, dan Kuwait.

Saturday, March 7, 2009

Are you a Muslim?

Are you a Muslim?
By Sister Hoda Elkassem

"You say you are a Muslim,
when people ask to what faith do you belong,
You refuse to eat pork when offered,
for you know it is truly wrong.

In your younger years,
some of you weren't even taught the Fateha,
while others had parents who would make you pray everyday,
Yet now, it seems as though very few of you are willing to make time for even one
prayer a week, let alone five times a day.

But none of you have time right?
After all you only have 24 hours in a single day,
And it's definitely too much to ask to take 5 minutes out of that time to worship ALLAH & pray.
You also never seem to have time to read the Holy Al-Qur`an, not even before you go to bed,
And very seldom do you, in your private time, recite Surahs in your head.

Each year though, when Ramadan comes,
you go from sunrise to sunset with not a single meal,
And you brag to your non-Muslim friends of how loving you are;
for you tell them you are doing this to see how the poor feel.

You tell them that fasting gives you patience & teaches you to appreciate,
Your friends then become amazed by how religious you are, & think you are so kind & great.
But Ramadan finishes & then comes the Eid,
Which always seems to be followed by bursts of awful greed.

For even though you try to hide it, & desperately try not to show,
You are hoping you get gifts from every single person that you know.
You seem to forget about Zakat,& giving & all the beautiful lessons of Ramadan,
And somehow everything you had learned during that past sacred month,

within a day is simply gone.
Then for the next 11 months you return to your old ways,
Where you remind yourself of ALLAH's Greatness perhaps once every few days.
And at times you even forget about ALLAH completely,
and all the good that HE has Done,

Yet you still seem to refer to yourself as a Muslim when asked by anyone.
So what your name is Noormah, Zaiton, Aishah, Joe, Mohamad, Ismail or Zul,
That doesn't mean you are a true Muslim, since you are not doing all that you can.
You know all the religions of this world are different;
you know we are not all the same,

So you must stop acting like everyone else in this world,
& stop being a Muslim only by name.
To be a Muslim, you must always long to be better,
by seeking knowledge & wanting to learn,

You must do, & not just say;
for being a Muslim is a title you must strive to earn.
Stop saying that you are a Muslim, & start acting like one instead,
Otherwise you'll regret it dearly on the Day of Judgment,
when you are brought back from the dead.

For we all know, in order to one day go to Heaven,
we must successfully pass ALLAH's test,
So why would you intentionally try & fail,
knowing that if you are good
now your outcome will be in fact the best?

For that reason, if you start now & do all the things that ALLAH Asks us to do,
The next time someone asks you what you are, you can say 'A Muslim'
& your statement will be true."

I am still learning...

Sempena Maulidur Rasul 9/3/09

Rasulullah SAW Sumber Limpahan Rahmat
Kelahiran Rasulullah SAW merupakan satu peristiwa sejarah yang paling besar dan paling agung yang pernah berlaku di dunia ini. Tiada sejarah yang lebih besar, penting dan agung selainnya, sama ada sebelum atau sesudahnya. Ia adalah sejarah yang telah merubah watak dan peradaban manusia.

Justeru itu, sejarah Rasulullah SAW adalah satu peristiwa yang luar biasa, mengandungi rahsia-rahsia dan perkara yang tersirat pada setiap yang ada hubungkait dengannya walau satu titik, lebih-lebih lagi satu huruf dan satu perkataan. Padanya terkandung rahsia Tuhan yang patut kita kaji dan serlahkan. Mari kita cungkil rahsia dan hikmah di sebalik tarikh kelahiran baginda iaitu:

Sebelum Fajar, Isnin, 12 Rabi’ul Awwal, Tahun Gajah.

Kedatangan Rasulullah SAW membawa rahmat. Sebelum fajar bererti kegelapan sudah akan berakhir dan cahaya adalah umpama rahmat Allah yang akan menjelma.

Isnin dari bahasa Arab bererti dua.

Di saat kelahiran baginda, akidah manusia sudah rosak kerana sudah lama ketiadaan Nabi dan Rasul. Hanya dua yang mengenal Tuhan; Zat Tuhan itu sendiri dan baginda Rasulullah SAW. Itulah isyarat dari Tuhan di sebalik kelahirannya pada hari Isnin. Justeru, keIslaman seseorang hanya sah apabila dia mengakui dan menyebut kedua-duanya.

Jika dirujuk pada malam, ia adalah kemuncak kegelapan.

Ertinya waktu kelahiran baginda, segala perkara negatif berada di tahap puncaknya.

Jika dirujuk pada siang, ia adalah seterang-terang cahaya matahari.

Ertinya kedatangan baginda membawa rahmat dari Tuhan untuk segala alam, bukan hanya untuk manusia, bahkan binatang, kayu kayan, batu batan dan seluruh ciptaanNya. Berkat cahaya rahmat itu, seluruh makhluk mendapat pembelaan dan tidak boleh diperlakukan sesuka hati.

Jika dirujuk pada bulan, ia adalah kemuncak bulan dalam setahun.

Ertinya baginda adalah penutup dan kemuncak para Rasul. Rasul terdahulu didatangkan untuk sesuatu kelompok dan zaman sedangkan Rasulullah SAW didatangkan untuk semua etnik, berlanjutan hingga berzaman.

Jika dirujuk pada bintang, ada bintang 12 yang mana ia adalah bintang yang paling terang di antara beribu bintang yang ada.

Ertinya kelahiran Rasulullah SAW membawa syariat yang lengkap, petunjuk dan rahmat yang lengkap dari dunia hingga akhirat. Ajaran yang dibawanya paling sempurna berbanding ajaran Rasul-Rasul sebelumnya.

Rabi’ dari bahasa Arab bererti musim bunga.

Kedatangan baginda menjadi contoh akhlak yang mulia dan akhlak yang agung adalah umpama bunga yang cantik dan indah di awal musim bunga.

Tahun Gajah.

Ia dikaitkan dengan Abrahah dan tentera bergajahnya dari Yaman. Sewaktu dia menyerang Ka’bah, dia telah merampas harta benda termasuk kambing-kambing bapa saudara baginda, Abu Thalib dan datuknya Abdul Muthalib. Akhirnya Abdul Muthalib keluar lalu bersemuka dengan Abrahah. Beliau meminta supaya dipulangkan semula kambingnya kerana ia adalah miliknya. Manakala tentang Kaabah, beliau berkata terpulanglah kerana Ka’bah itu bukan miliknya tetapi milik Allah.

Jadi, di sini, terbuka rahsia bahawa keluarga Rasulullah saw masih beragama dengan agama Nabi Ibrahim. Ertinya keturunan baginda terpelihara, bersih dan dijaga oleh Allah.

Thursday, March 5, 2009

Rahsia Wudhuk

Seorang ahli ibadah bernama Isam Bin Yusuf, sangat warak dan khusyuk solatnya. Namun, dia selalu khuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasainya kurang khusyuk.

Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Assam dan bertanya, "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan solat?"

Hatim berkata, "Apabila masuk waktu solat, aku berwudhuk zahir dan batin."
Isam bertanya, "Bagaimana wudhuk zahir dan batin itu? " Hatim berkata,"Wudhuk zahir sebagaimana biasa iaitu membasuh semua anggota wudhuk dengan air".

Sementara wudhuk batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara :-

* Bertaubat
* Menyesali dosa yang telah dilakukan
* Tidak tergila-gilakan dunia
* Tidak mencari/mengharap pujian orang (riya ' )
* Tinggalkan sifat berbangga
* Tinggalkan sifat khianat dan menipu
* Meninggalkan sifat dengki."

Seterusnya Hatim berkata, "Kemudian aku pergi ke masjid, aku kemaskan semua anggotaku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku rasakan":

1. aku sedang berhadapan dengan Allah,
2. Syurga di sebelah kananku,
3. Neraka di sebelah kiriku,
4. Malaikat Maut berada di belakangku, dan
5. aku bayangkan pula aku seolah-olah berdiri di atas titian ' Siratal mustaqim ' dan menganggap bahawa solatku kali ini adalah solat terakhir bagiku, kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik.

Setiap bacaan dan doa didalam solat, aku faham maknanya kemudian aku rukuk dan sujud dengan tawadhuk, aku bertasyahud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku bersolat selama 30 tahun.

Apabila Isam mendengar, menangislah dia kerana membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila diban din gkan dengan Hatim. Untuk munafaat kita bersama, Tolonglah sampaikan pesanan ini kepada sahabat-sahabat

Salam Ukhwah

Wednesday, March 4, 2009

Hamba tetap Hamba

Kuali itu diletakkan di tempat mana pun dan di dalam keadaan apa pun ia tetap kuali. Kuali itu tetap hitam legam. Beralih-alih tempat dan suasana, ia tidak akan mengubah hakikatnya. Kuali tetap kuali, ia tidak akan jadi intan berlian. Letak di dapur pun kuali, letak di serambi pun kuali. Sekalipun diletakkan di pelamin, tempat yang indah dan mulia, ia tetap juga kuali.

Begitulah manusia, hamba Allah di mana pun dia berada. Di dalam suasana apa pun dia berada, dia tetap hamba. Ia tidak bertukar jadi makhluk lain. Hamba tetap hina, hamba tetap lemah, hamba memerlukan pertolongan dan bantuan. Kalau dia petani, tetap juga hamba. Jika dia guru, tetap juga ia seorang hamba. Walaupun dia seorang kaya, ia tetap juga hamba yang hina. Sekalipun dia raja, menteri dan orang besar, nama hamba tidak akan berubah. Jika dia menteri, dia adalah salah seorang orang besar hamba-hamba. Orang kaya pun hamba yang kaya dikalangan hamba. Tapi manusia hamba Allah itu sungguh pelik. Bila jadi raja atau menteri, orang besar atau kaya, mereka sudah berpelajaran, berubah sikap dan bertukar watak hidupnya. Dia merasa luar biasa, ego dan sombong pun tiba. Orang lain dipandang hina. Inilah dia hamba-hamba yang tidak sedar dirinya hina tetapi merasakan diri mereka mulia. Kita adalah manusia, hamba Tuhan yang tiada kuasa yang memerlukan Tuhan sepanjang masa. Salam kasih sayang

Bila Allah Datangkan Sakit

Menurut kelaziman atau lumrah hidup manusia, sakit hanya datang sekali sekala. Bukan pula tidak ada manusia yang sakit berpanjangan tetapi sebagai kes terpencil atau jarang-jarang terjadi. Apabila mengenal Tuhan dan memahami kerja Tuhan, manusia akan menerima sakit itu sebagai ketentuan Tuhan atau sunnatullah. Di situ juga kita akan menjadi orang yang bersyukur kepada Tuhan akan nikmat sihat sekaligus tidak mahu mengsia-siakan nikmat sihat itu.

Apabila seseorang itu Tuhan timpakan sakit, mula-mula sekali Tuhan maksudkan untuk menjadi suis automatik kepada orang itu. Iaitu suis automatik untuk ingat kepada Tuhan. Melalui sakit itu Tuhan bermaksud supaya orang itu ingat bahawa Tuhan memanggil dirinya supaya ingat kepada Tuhan setelah mungkin terlalu lama melupai atau lalai dari ingatkan Tuhan.

Bagi orang yang memang ingatkan Tuhan, melalui sakit itu Tuhan bermaksud agar semakin dekat dengan Tuhan. Bagi orang yang beriman, dia amat faham bahawa sakit itu sendiri merupakan sebagai tanda atau isyarat bahawa Tuhan ambil perhatian terhadap dirinya.Sebab itu para salafussoleh risau sekiranya terlalu lama Tuhan tidak sakitkan dirinya. Bimbang kalau-kalau Tuhan sudah melupainya atau Tuhan sudah tidak memberi perhatian terhadapnya. Selain itu hikmah sakit juga adalah tanda rahmat Tuhan.
Mengapa dikatakan rahmat atau kasih sayang Tuhan, iaitu melalui sakit Tuhan bermaksud untuk menghapuskan dosa-dosa asalkan dia sabar dan redha. Sekiranya seseorang itu tiada dosa seperti para Nabi dan Rasul serta para wali-wali Allah, kepada mereka pula Tuhan bermaksud untuk mengangkat darjat atau kedudukan di sisi Tuhan. Penghapusan dosa, darjat dan kedudukan di sisi Tuhan bukan mudah untuk diperolehi. Inilah yang dimaksudkan dengan sabda Rasulullah SAW, maksudnya:

“Seseorang hamba itu apabila tercatat namanya satu darjat dalam Syurga dan dia tidak dapat mencapainya dengan amal ibadah maka Tuhan datangkan ujian. Lantas dia bersabar di atas ujian itu maka kekallah darjat itu di dalam Syurga.”

Sebab itu betapa pentingnya kenal Tuhan dan memahami kerja Tuhan ke atas hamba-Nya. Kalau tiada iman dan tidak memahami kerja Tuhan maka manusia menerima sesuatu yang pada pandangan mereka negatif sebagai negatif. Dia akan bersangka buruk kepada Tuhan. Sangka buruk kepada Tuhan adalah satu dosa. Dengan sebab sangka buruk itu sesuatu yang amat positif dari Tuhan natijahnya menjadi suatu yang amat negatif bahkan berdosa kerana sangka buruk kepada Tuhannya. Umpamanya sakit,

Kita juga kena faham bahawa Tuhan tidak memiliki perasaan seperti manusia. Apabila Tuhan mencintai hamba-hamba-Nya bererti bahawa Tuhan mencintai bukan dengan perasaan. Tanda Tuhan mencintai seseorang itu ialah dengan cara Tuhan mendatangkan ujian kepada seseorang. Membalas cinta Tuhan itu ialah dengan sabar dan redha terhadap ujian-ujian tersebut. Apabila ini dapat dilakukan maka terjadilah antara orang itu dengan Tuhannya cinta mencintai.